Beranda / Panduan
Panduan lelang
Penjelasan singkat cara menawar di LelangKu, aturan anti-snipe, serta cara bayar & konfirmasi setelah transfer. Bid di 2 menit terakhir sebelum lelang berakhir dapat memperpanjang waktu tutup. Untuk belanja harga tetap, buka Aryu Market.
Dasar lelang di LelangKu
Setiap lelang punya jadwal mulai dan berakhir (WIB). Selama status LIVE, pembeli yang sudah login dan profil lengkap bisa menawar. Penjual tidak bisa bid di lelang sendiri.
- Open Bid (OB) — tawaran pembuka. Dipakai saat belum ada bid. Bisa Rp0 jika penjual mengizinkan.
- Next Bid (NB) — naik satu kelipatan dari harga tertinggi saat ini. Tombol NB menampilkan nominal berikutnya yang valid.
- Custom Bid — isi nominal sendiri, asalkan ≥ NB berikutnya dan (nominal − OB) ÷ NB hasilnya bilangan bulat (kelipatan NB dari Open Bid).
- Buy It Now (BIN) — beli langsung dengan harga tetap. Lelang segera berakhir untuk pembeli tersebut. BIN tidak memicu perpanjangan waktu anti-snipe.
Apa itu snipe?
Snipe (atau sniping) adalah strategi menawar sedetik sebelum lelang ditutup, agar pesaing tidak sempat membalas. Di banyak marketplace lelang, ini umum di menit-menit terakhir.
LelangKu punya aturan anti-snipe: bid yang masuk saat sisa waktu lelang sudah sangat tipis akan memperpanjang waktu berakhir, sehingga penawar lain masih punya kesempatan merespons.
Aturan anti-snipe (wajib dibaca)
Anti-snipe hanya berlaku untuk OB, NB, dan Custom Bid (termasuk bid otomatis dari auto-bid). BIN tidak memperpanjang waktu.
Jika sisa waktu lelang sudah sangat sedikit, setiap bid yang diterima menggeser jam tutup: dari waktu bid itu ditambah durasi anti-snipe LelangKu (bukan hanya ditambah beberapa detik).
Contoh (2 menit terakhir): lelang dijadwalkan tutup 15:00. Ada NB pukul 14:59 → tutup baru sekitar 15:01. Jika ada bid lagi pukul 15:00:30 → tutup bergeser lagi sekitar 15:02:30. Lelang bisa berlanjut selama masih ada bid di menit-menit tersebut.
Auto-bid dan tawaran proksi
Auto-bid memungkinkan Anda menetapkan batas maksimal. Sistem menawar otomatis satu kelipatan di atas penawar lain, sampai batas Anda tercapai — Anda tidak perlu mengeklik NB berulang kali.
Ini bekerja seperti lelang proksi (second-price): jika Anda menang, harga yang tercatat biasanya hanya satu kelipatan di atas penawar kedua terbaik, tidak langsung meloncat ke batas maksimal Anda (kecuali dibutuhkan untuk mengalahkan lawan).
Jika dua pembeli punya batas auto-bid sama, yang lebih dulu mengaktifkan auto-bid di lelang itu yang diutamakan pada situasi seri.
Auto-bid yang memicu bid di menit terakhir juga memicu anti-snipe, sama seperti NB manual.
Di riwayat, Auto-bid mencantumkan kompetitor dan batasnya (mis. “mengalahkan auto-bid Penawar #2 (batas Rp90.000)”). Nama yang sama bisa muncul dua kali jika batas kompetitor berubah — itu penyesuaian proksi, bukan klik ganda.
- Batas auto-bid tidak boleh melebihi harga BIN (jika ada).
- Nonaktifkan atau perbarui auto-bid kapan saja selama lelang masih LIVE.
Tips praktis menghadapi snipe
- Jangan mengandalkan satu klik di detik terakhir — lawan atau auto-bid bisa memperpanjang waktu.
- Pertimbangkan auto-bid dengan batas nyaman, lalu pantau notifikasi “waktu lelang diperpanjang”.
- Simpan lelang ke Pantauan agar mudah kembali dari dashboard.
- Jika Anda yakin dengan harga, BIN (bila ada) mengakhiri lelang tanpa drama menit akhir.
- Saat bid bersamaan, sistem bisa menolak dan meminta muat ulang — itu normal; konfirmasi harga terbaru lalu bid lagi.
Sebelum menawar
Setelah menang, ikuti alur pembayaran dan pengiriman di dashboard Pembelian. Escrow melindungi pembeli sampai barang sesuai.
- Login sebagai pembeli (bukan akun penjual pemilik barang).
- Lengkapi nomor HP dan alamat pengiriman di menu Alamat.
- Akun baru punya batas nominal tawaran dan jumlah lelang aktif sampai Anda menyelesaikan minimal satu transaksi — lihat pesan di panel bid.
Cara bayar & konfirmasi setelah transfer
Setelah Anda menang dan penjual mengisi ongkir, status order menjadi menunggu pembayaran. Buka Dashboard → Pembelian → detail order tersebut. Di panel Aksi, pilih metode bayar lalu ikuti langkah di bawah.
Penting: transfer lewat aplikasi bank saja belum cukup. Anda harus kembali ke LelangKu, unggah bukti transfer, lalu tekan “Saya sudah transfer”. Tanpa langkah itu, sistem dan admin tidak tahu Anda sudah bayar.
- 1) Pilih metode — disarankan “Transfer ke rekening platform (escrow)” agar dana ditahan LelangKu. Opsi “Transfer langsung ke penjual” tanpa perlindungan escrow (risiko ditanggung pembeli).
- 2) Catat rekening tujuan — bank, nomor rekening, dan nama pemilik. Untuk escrow platform, transfer nominal yang tertera persis (termasuk kode unik Rp1–999).
- 3) Transfer dari bank Anda — salin nomor rekening dengan hati-hati. Jangan membulatkan atau memotong kode unik.
- 4) Unggah bukti — screenshot atau foto bukti transfer di form “Bukti transfer wajib”.
- 5) Tekan “Saya sudah transfer” — status berubah menjadi menunggu verifikasi. Untuk escrow platform: admin mencocokkan mutasi bank. Untuk transfer langsung: penjual yang mengonfirmasi dana masuk.
- 6) Tunggu konfirmasi — Anda akan dapat notifikasi bila pembayaran diterima. Setelah itu penjual mengirim barang dan mengunggah resi.
Tips & masalah umum saat bayar
- Nominal harus pas — terutama kode unik escrow. Transfer kurang/lebih membuat admin sulit mencocokkan.
- Bukti harus jelas — tampilkan bank tujuan, nominal, tanggal/waktu, dan status berhasil.
- Sudah transfer tapi lupa konfirmasi di LelangKu? Kembali ke detail pembelian yang sama, unggah bukti, lalu tekan “Saya sudah transfer” sebelum batas waktu bayar habis.
- Order dibatalkan otomatis jika Anda melewati batas bayar tanpa menandai transfer. Hubungi dukungan bila Anda sudah transfer tapi order hangus.
- Setelah barang sampai, konfirmasi penerimaan di halaman pembelian agar escrow bisa dicairkan ke penjual (atau ajukan retur jika barang tidak sesuai).